LAPORAN PERCOBAAN 1 PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II
LAPORAN PRAKTIKUM
KIMIA ORGANIK II
NAMA : Dewi Mariana Elisabeth Lubis
NIM : A1C118029
Kelas : Reguler B 2018
DOSEN PENGAMPU :
Dr. Drs. SYAMSURIZAL,
M.Si.
PROGRAM STUDI
PENDIDIKAN KIMIA
JURUSAN PENDIDIKAN
MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FAKULTAS KEGURUAN DAN
ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS JAMBI
2020
PERCOBAAN 1
VII.
DATA PENGAMATAN
|
NO |
PERLAKUAN |
HASIL PENGAMATAN |
|
1 |
Masukkan 2 gr Fenol kedalam erlenmeyer 100 ml |
- |
|
2 |
Tambahkan 3,5 ml asam sulfat pekat dan diaduk |
Terjadi perubahan warna menjadi warna kuning |
|
3 |
Larutan dipanaskan menggunakan penangas air sampai suhu
80oC selama 30 menit |
Larutan berubah warna menjadi coklat |
|
4 |
Dinginkan larutan dengan ice bath sampai suhu antara 00C-5oC |
- |
|
5 |
Kemudian tambahkan 12,5 ml asam nitrat pekat secara
perlahan dan sambil diaduk |
Larutan berubah
warna menjadi coklat pekat |
|
6 |
Panaskan kembali sampai suhu 1000c selama 1
jam |
NO2 menghilang sehingga timbul asap berwarna
kecoklatan |
|
7 |
Dibiarkan selama 2 jam dan kemudian didinginkan dengan
meletakkannya ke dalam gelas kimia berisi air es |
Larutan berubah warna menjadi kuning dan terdapat endapan |
|
8 |
Tambahkan 30 ml air dingin dan diaduk lalu saring |
Diperoleh endapan berwarna kuning |
|
9 |
Rekristalisasi menggunakan etanol dan dipanaskan |
Larutan berwarna kuning |
|
10 |
Dibiarkan beberapa saat hingga etanol menguap dan
larutan berbentuk kristal |
Didapatkan kristal (asam pikrat) |
VIII.
PEMBAHASAN
Pada percobaan
pembuatan asam pikrat ini memiliki tujuan untuk mengetahui reaksi substitusi
elektrofilik pada senyawa aromatic, dan mengetahui sifat kearomatikan dari
senyawa aromatic tersubstitusi. Dalam percobaan ini, asam pikrat dibuat dengan
cara mereaksikan fenol dengan asam nitrat. Namun terlebih dahulu 2 gr fenol
disulfonasi dengan 5 ml asam sulfat. Hal ini bertujuan agar tidak terjadi
reaksi oksidasi fenol oleh asam nitrat. Asam sulfat membantu melindungi gugus
OH yang dimiliki fenol yang merupakan gugus pengaktif cincin benzena dan
sebagai petunjuk orto-para. Pada reaksi sulfonasi ini fenol larut sempurna
dalam asam sulfat. Larutan ini berwarna merah kecoklatan dan terasa hangat.
Setelah itu larutan dipanaskan, pemanasan ini bertujuan untuk mempercepat
reaksi antara asam sulfat dan fenol. Reaksi antara fenol dan asam sulfat adalah
sebagai berikut:
Kemudian pada
larutan tersebut ditambahkan 15 ml asam nitrat. Penambahan asam nitrat
bertujuan untuk mengoksidasi fenol, ketika penambahan asam nitrat ke dalam labu
harus sedikit demi sedikit. Hasil reaksi dari penambahan fenol ini adalah
terbentuknya asap berwarna merah kecoklatan. Asap ini merupakan gas NO2 yang
merupakan hasil reaksi dari fenolsulfat dengan asam nitrat.
Selanjutnya hasil
pencampuran tadi dipanaskan diatas penangas air selama 1,5 jam (satu setangah
jam) tujuannya agar terjadi reaksi antara fenolsulfat dengan asam nitrat dan
dikarenakan pada umumnya reaksi-reaksi organik berjalan dengan lambat untuk itu
dilakukan pemanasan, reaksi ini ditandai dengan hilangnya asap kecoklatan,
kemudian campuran ini didinginkan didalam air es yang mana menghasilkan endapan
berwarna kuning. Endapan yang diperoleh ini di saring menggunakan corong
buncher (endapan berwarna orange kecoklatan) kemudian endapan ini dilarutkan
dalam 45 ml campuran etanol dan air (1:2 yaitu 15 ml etanol dan 30ml air).
Kemudian campuran
ini dipanaskan dan disaring kembali dengan corong buncher, proses ini dinamakan
rekristalisasi asam pikrat yang tujuannya mendapatkan asam pikrat yang murni.
Kegunaan etanol yang dicampur dengan air yaitu membantu membersihkan zat-zat
pengotor . hasil yang diperoleh dari rekristalisasi yaitu 1,22 gr asam pikrat.
Berikut reaksi asam pikrat :
C6H5OH
+ HNO3 >>> C6H5O6(NO3) + H2O
IX.
Pertanyaan Paska
Pratikum
1. Termasuk apakah reaksi pembuatan asam pikrat ini
(endoterm atau eksoterm) tolong jelaskan?
2. Mengapa kita melakukan pemanasan selama 1 jam pada pratikum ini?
3. Apakah massa fenol yang digunakan juga akan
mempengaruhi hasil dari asam pikrat yang didapatkan ?
X. Kesimpulan
Berdasarkan
praktikum yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Pembentukan asam pikrat berdasarkan pada reaksi
substitusi elektrofilik. Reaksi substitusi elektrofilik adalah penggantian
gugus H+ pada cincin aromatis dengan suatu elektrofil (E+) yang merupakan spesi
yang kekurangan elektron. Sintesis asam pikrat dapat dilakukan dengan
mereaksikan fenol dengan asam sulfat (sulfonasi) kemudian mereaksikan dengan
asam nitrat (nitrasi) dimana H2SO4 bertindak sebagai katalis.
2. Fenol berfungsi sebagai bahan baku utama
pembuatan asam pikrat. HNO3 pekat berperan sebagai pengkontribusi dalam
pemberian ion nitronium. H2SO4 berfungsi sebagai katalis dan pemberi suasana
asam.
XI.
Daftar Pustaka
Azarifar, D., dan Khosravi, K., 2010, AlCl3.6H2O as a Catalyst for
Simple and
Efficient Synthesis
of gem-Dihydroperoxides from Ketones and
Aldehydes Using
Aqueous H2O2, J. Irn. Chem. Soc., 4 (8): 1006-1013.
Fessenden & Fessenden. 1992. Kimia organik. Jakarta : PT.
Gramedia
Harvey, David. 2000. Modern Analytical Chemistry. Singapore: Mc
Graw Hill
International Ed.
Kurniawan, Allen dkk., 2018, Hidrokarbon Aromatik Polisiklik pada
Lahan Tercemar Limbah Minyak Bumi:
Tinjauan Pertumbuhan Mikro- Organisme,
Proses Metabolisme dan Biodegradasi, 1 (6): 1829-8907.
Tim Kimia Organik., 2020, Penuntun Praktikum Kimia Organik II., Jambi: Universitas Jambi.






Wisliana (A1C118060)
BalasHapus1. Termasuk reaksi eksoterm karena asam sulfat bersifat hidroskopis sehingga menghasilkan panas pada saat direaksikan dengan fenol.
Firda Oetary (A1C118021)
BalasHapus2. tujuannya agar terjadi reaksi antara fenolsulfat dengan asam nitrat dan dikarenakan pada umumnya reaksi-reaksi organik berjalan dengan lambat untuk itu dilakukan pemanasan, reaksi ini ditandai dengan hilangnya asap kecoklatan, kemudian campuran ini didinginkan didalam air es yang mana menghasilkan endapan berwarna kuning.
Terima kasih
Saya erma johar 031 akan menjawab pertanyaan no 3
BalasHapusJadi menurut saya , massa fenol akan mempengaruhi hasil dan tingkat kemurnian. Karena disini fenol menjadi bahan utama dalam proses ini akan menjadi hal yang paling berpengaruh