LAPORAN PERCOBAAN 9 "PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II"

 

LAPORAN PRAKTIKUM

KIMIA ORGANIK II 



NAMA : Dewi Mariana Elisabeth Lubis

NIM : A1C118029

Kelas : Reguler B 2018

 

DOSEN PENGAMPU :

Dr. Drs. SYAMSURIZAL, M.Si.

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2020

PERCOBAAN 9

   VII.            DATA PENGAMATAN

 

No

Perlakuan

Tujuan

Pengamatan

1

Bersihkan sampel daun singkong dan dirajang kecil kecil

Dibersihkan sampel agar sampel tidak terkontaminasi dan dirajang kecil2 agar mempermudah proses penjemuran

-

2

Daun singkok selanjutnya dijemur dan diblender

Proses penjemuran agar serbuk daun singkong tidak mengandung kadar air sehingga menghindari timbulnya jamur/bakteri yang muncul

-

3

40 gram serbuk daun singkong dimasukkan dalam panci infus dan tambahkan 240 ml air

Didihkan 30 menit pada suhu 1500C

Untuk memanaskan sampel sehingga memudahkan proses isolasi

-

4

Disaring menggunakan corong Buchner hingga filtrat jernih

Untuk proses penyaringan filtrat

Terbentuk filtrat berwarna coklat kekuningan sebanyak 250 ml

5

Filtrat disaring menggunakan kertas saring

Penyaringan berulang agar filtrat lebih jernih

Adanya larutan berwarna kuning kecoklatan

6

Filtrat diletakkan diatas kertas saring dan dimasukkan kedalam oven

Untuk dilakukannya proses pengkristalan

Terbentuk sedikit kristal berwarna putih

7

Ditetesi alkohol 96%

Untuk memurnikan filtrat sehingga terbebas dari pengotor-pengotor yang tidak ingin diisolasi

-

8

Dilakukan uji KLT

Untuk memisahkan komponen sampel berdasarkan perbedaan kepolaran

Terdapat hasil isolasi senyawa daun singkong berwarna kuning terang

 

VIII.            PEMBAHASAN

Senyawa flavonoid adalah senyawa polifenol yang mempunyai 15 atom karbon yang tersusun dalam konfigurasi C6-C3-C6 yaitu dua cincin aromatik yang dihubungkan oleh 3 atom karbon yang dapat atau tidak dapat membentuk cincin ketiga. Flavonoid terdapat dalam senyawa tumbuhan hijau sehingga dapat ditemukan pada setiap ekstrak tumbuhan ( Matkham,1988). Golongan flavonoid dapat digambarkan sebagai deretan senyawa C6-C3-C6 artinya kerangka karbonnya terdiri atas dua gugus C6 (cincin benzena tersubstitusi) disambungkan oleh rantai alifatik 3 karbon (Robinson, 1995). Senyawa flavonoid menunjukkan bahwa beberapa senyawa golongan flavonoid memperlihatkan aktivitas seperti antifungi, diuretik antihistamin, anti hipertensi,  insektisida, bakterisida, anti-virus, dan menghambat kerja enzim. Flavonoid merupakan kandungan khas tumbuhan hijau dan salah satu senyawa aktif.

Adapun perlakuan yang dilakukan ialah pertama dibersihkan sampel daun singkong dan dirajang kecil kecil, agar sampel tidak terkontaminasi dan mempermudah proses penjemuran. Kemudian daun singkong selanjutnya dijemur dan diblender, proses penjemuran agar serbuk daun singkong tidak mengandung kadar air sehingga menghindari timbulnya jamur/bakteri yang muncul     . lalu 40 gram serbuk daun singkong dimasukkan dalam panci infus dan tambahkan 240 ml air, didihkan 30 menit pada suhu 150ºC. hal ini dilakukan untuk memanaskan sampel sehingga memudahkan proses isolasi.

Kemudian disaring menggunakan corong Buchner hingga filtrat jernih dan terbentuk filtrat berwarna coklat kekuningan sebanyak 250 ml, filtrat disaring menggunakan kertas saring, penyaringan berulang ini agar filtrat lebih jernih lalu terlihat adanya larutan berwarna kuning kecoklatan. Filtrat diletakkan diatas kertas saring dan dimasukkan kedalam oven, hal ini dilakukan untuk proses pengkristalan dan terbentuk sedikit kristal berwarna putih. Selanjutnya ditetesi alkohol 96% untuk memurnikan filtrat sehingga terbebas dari pengotor-pengotor yang tidak ingin diisolasi. Yang terakhir dilakukan uji KLT untuk memisahkan komponen sampel berdasarkan perbedaan kepolaran           dan di dapatkan hasil isolasi senyawa daun singkong berwarna kuning terang.

 

      IX.            PERTANYAAN PASCA PRAKTIKUM

1)      Mengapa pada percobaan kali ini dilakukan pada suhu 150ºC?  

 

2)      Apa fungsi dari pengujian KLT pada perlakuan terakhir?

3)      Mengapa pada percobaan ini dilakukan 2 kali proses penyaringan?

 

         X.            KESIMPULAN

Berdasarkan praktikum kali ini didapat kesimpulan berupa:

1)      Senyawa flavonoid adalah senyawa polifenol yang mempunyai 15 atom karbon yang tersusun dalam konfigurasi C6-C3-C6 yaitu dua cincin aromatik yang dihubungkan oleh 3 atom karbon yang dapat atau tidak dapat membentuk cincin ketiga. Flavonoid terdapat dalam senyawa tumbuhan hijau sehingga dapat ditemukan pada setiap ekstrak tumbuhan.

2)      Untuk flavonoid, identifikasi yang bisa dilakukan adalah melalui tes shinoda menggunakan tes FeCl3 dan uji penambahan NaOH. Kadar senyawa ini pada tanaman tertentu atau pada zat tertentu. Penetapan kadar bisa dilakukan dengan menggunakan spektrofotometri, KLT.

 

      XI.            DAFTAR PUSTAKA

 

Tim Penuntun Kimia Organik II.2019. Penuntun Kimia Organik 2.Jambi:Universitas Jambi

 

Komentar

  1. 2. Uji KLT disini digunakan untuk menguji tingkat kermurnian suatu senyawa flavonoid yang didapat.

    BalasHapus
  2. 3. Kegunaan dua kali penyaringan agar filtrat lebih jernih lalu terlihat adanya larutan berwarna kuning kecoklatan.

    BalasHapus
  3. 1. Mempercepat pemanasan sampel untuk di kelas isolasi , karena semakin tinggi suhu yang digunakan maka pemanasan juga akan berlangsung dengan cepat.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer